Hal-Hal Yang Dimakruhkan Dalam Shalat
- Bermain-main dengan pakaian atau anggota badan tanpa keperluan
Dari Mu’aiqib ra: Rasulullah SAW berkata kepada orang yang mengusap debu ketika sujud, “Jika engkau melakukannya maka cukup sekali saja”.
(Shahiih al Bukhari (Fathul Baari) (III/79 no. 1207), Shahiih Muslim (I/388 no. 546(49), Sunan Abi Dawud (‘Aunul Ma’buud) (III/223 no.934), Sunan at-Tirmidzi (I/235 no.377), Sunan Ibni Majah (I/327 no. 1026), Sunan an-Nasa-I (III/7)) - Menguap
Dari Abu Harairah ra, Nabi SAW bersabda: “Menguap dalam shalat adalah dari syaitan. Jika salah seorang dari kalian menguap, maka tahanlah sebisa mungkin”.
(Shahiih al-Jaami’ush Shaghiir (no 3013), Sunan at-Tirmidzi (I/230 no. 368), Shahiih Ibni Khuzaimah (II/61 no. 920)) - Mengangkat pandangan ke langit
Dari Abu Harirah ra, Rasulullah SAW bersabda: “Hendaklah orang-orsng berhenti mengangkat pandangan mereka ke langit ketika berdoa dalam shalat atau mata mereka akan tersambar”.
Mukhtasar Shahiih Muslim (no. 343), Shahiih Muslim (I/321 no. 429), Sunan an-Nasa-I (III/39)) - Menoleh tanpa keperluan
Dari Aisyah ra, dia berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW tentang menoleh dalam shalat. Lalu beliau bersabda: “Ia merupakan sebuah curian yang dilakukan syaitan terhadap shalat seorang hamba”.
(Shahiih al-Jaami’ush Shaghiir (no. 7047), Shahiih al-Bukhari (Fat-hul Baari)(II/234 no. 751), Sunan Abi Dawud (‘Aunul Ma’buud)(III/178 no. 897), Sunan an-Nasa-I (II/8)). - Shalat ketika hidangan sudah disajikan atau menahan buang air besar dan kecil
Dari Aisyah RA, DIA BERKATA “Aku mendengar Nabi SAW bersabda: “Tidak (sempurna) shalat ketika hidangan sudah disajikan, dan tidak (sempurna) pula shalat orang menahan buang air besar atau kecil”.
(Shahiih al-Jaami’ush Shaghiir (no. 7509), Sahahiih Muslim (I/393 no. 560), Sunan Abi Dawud (‘Aunul Ma’buud)(I/160 no. 89)).

